Resume Belajar Menulis 7 April 2020_Menulis Tanpa Ide
Hari/Tanggal: Selasa, 7 April 2020
Narasumber: Pak Budiman Hakim (Om Bud)
Pada pembelajaran ini, Om Bud menyampaikan bahwa untuk menulis seseorang tidak perlu takut hanya karena belum memiliki ide. Sebagian besar orang menganggap bahwa sebelum menulis harus mendapatkan ide terlebih dahulu padahal ide belum tentu bisa diperoleh seseorang kapan dan di mana saja. Maka dari itu, sebenarnya ide bukalah sesuatu yang harus ditunggu.
Menurut Om Bud, menulis dapat dilakukan tanpa adanya ide. Justru ide baru akan mengalir ketika seseorang sudah mulai menulis. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penulis dapat memanfaatkan dan memancing emosi untuk menemukan ide. Ide seseorang dapat dipacu untuk dikeluarkan, misal dengan mengamati benda-benda di sekitar kita kemudian menyusun kata-kata menjadi sebuah kalimat yang kemudian dirangkai menjadi paragraf.
Contoh:
Printer
Kertas
Dinding
AC
Jam
Laptop
Daftar kata tersebut kemudian disusun menjadi beberapa kalimat berikut ini.
Printer warna hitam di depanku menunggui kaku, ditemani kertas-kertas kosong yang berserakan di depannya. Aku lihat dinding tampak pucat. Barangkali kedinginan karena berjam-jam disembur AC yang begitu angkuh. Jam menunjukkan pukul dua pagi. Layar laptopku masih kosong. Dan hingga detik ini tak satupun ide bergairah menghampiri.
Dari contoh di atas kita dapat mengetahui bahawa pada awalnya penulis belum memiliki ide, namun pada akhirnya Ia mampu menghasilkan tulisan yang bagus.
Jadi, jangan merasa takut untuk menulis jika belum ada ide. Beranikan dirimu untuk menghasilkan karya-karya menarik lewat hal-hal sederhana di sekitarmu.
Irene
Gunungkidul, DI Yogyakarta
Narasumber: Pak Budiman Hakim (Om Bud)
Pada pembelajaran ini, Om Bud menyampaikan bahwa untuk menulis seseorang tidak perlu takut hanya karena belum memiliki ide. Sebagian besar orang menganggap bahwa sebelum menulis harus mendapatkan ide terlebih dahulu padahal ide belum tentu bisa diperoleh seseorang kapan dan di mana saja. Maka dari itu, sebenarnya ide bukalah sesuatu yang harus ditunggu.
Menurut Om Bud, menulis dapat dilakukan tanpa adanya ide. Justru ide baru akan mengalir ketika seseorang sudah mulai menulis. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penulis dapat memanfaatkan dan memancing emosi untuk menemukan ide. Ide seseorang dapat dipacu untuk dikeluarkan, misal dengan mengamati benda-benda di sekitar kita kemudian menyusun kata-kata menjadi sebuah kalimat yang kemudian dirangkai menjadi paragraf.
Contoh:
Printer
Kertas
Dinding
AC
Jam
Laptop
Daftar kata tersebut kemudian disusun menjadi beberapa kalimat berikut ini.
Printer warna hitam di depanku menunggui kaku, ditemani kertas-kertas kosong yang berserakan di depannya. Aku lihat dinding tampak pucat. Barangkali kedinginan karena berjam-jam disembur AC yang begitu angkuh. Jam menunjukkan pukul dua pagi. Layar laptopku masih kosong. Dan hingga detik ini tak satupun ide bergairah menghampiri.
Dari contoh di atas kita dapat mengetahui bahawa pada awalnya penulis belum memiliki ide, namun pada akhirnya Ia mampu menghasilkan tulisan yang bagus.
Jadi, jangan merasa takut untuk menulis jika belum ada ide. Beranikan dirimu untuk menghasilkan karya-karya menarik lewat hal-hal sederhana di sekitarmu.
Irene
Gunungkidul, DI Yogyakarta
Komentar
Posting Komentar