Resume Belajar Menulis 10 April 2020_Mencari Ide dalam Menulis


Hari/tanggal       : Jumat, 10 April 2020

Narasumber       : Agus Samurno

          Pada pembelajaran online hari Jumat, 10 April, materi yang dibahas oleh Bapak Agus Samurno adalah mencari ide dalalam menulis. Dalam menulis banyak hal yang menarik dan dapat dinikmati prosesnya sehingga dapat berujung pada terbitnya sebuah buku. Dalam menulis, seorang penulis harus tahu apa yang akan disampaikan kepada pembaca dengan fokus pada satu tema besar yang ingin disampaikan. Selain itu, penulis juga dapat memanfaatkan media sosial yang sesuai dengan bidang masing-masing sehingga dapat mengembangkan kreativitas dalam menemukan ide-ide tulisan.

        Namun, sebagai penulis pemula terkadang ada kesalahan-kesalahan yang dilakukan dalam menulis sehingga pembaca bosan.Beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh penulis pemula sehingga berujung pada kebosanan, antara lain:
      1. Penulis menjadikan dirinya sebagai peran utama yang sibuk menceritakan dirinya sendiri. Hal ini menjadikan tulisan tidak focus pada bagaimana menuntaskan pertanyaan atau sebuah solusi permasalahan
2    2. Penulis tidak membaca kembali tulisannya sebelum diposting, atau bisa disebut juga tidak adanya self checking. 
      3. Tulisan yang dibuat terlalu panjang dan banyak mengandung ide besar di dalamnya.
Ketiga hal tersebut sebaiknya dihindari dalam menulis di blog yang memiliki keterbatasan.

           Setelah memaparkan materi tersebut, kegiatan belajar online dilanjutkan dengan diskusi tentang cara menyikapi pembelajaran jarak jauh. Dalam menyikapi situasi pembelajaran jauh, terdapat beberapa perspektif yang bermunculan, antara lain:
     1. Perspektif sebagai pendidik yang merasa yang merasa dirinya sukses. Ia akan menceritakan bagaimana dirinya sukses mengampu pembelajaran online dengan menceritakan kesehariannya dalam mengajar secara online. Ia lupa banyak pendidik di luar sana yang masih berjuang mengatasi kendala.
     2. Perspekktif sebagai pendidik yang menyalahkan orang tua siswa yang kurang sigap dalam mendampingi anaknya dalam pembelajaran jarak jauh.
     3. Perspektif pendidik yang mencoba memberikan jalan keluar berdasarkan pengalamannya. Ia berperan memberikan pertimbangan, tips dan trik bagi kedua belah pihak, bagi orang tua siswa dan guru.

Dari beberapa perspektif tersebut, saya cenderung memilih persperktif yang ketiga. Pembelajaran jarak jauh belum tentu dapat dilaksanakan oleh semua pihak dengan baik. Tentunya karena adanya berbagai keterbatasan, seperti fasilitas. Namun, adanya kendala tersebut bukan berarti pembelajaran jarak jauh tidak dapat dilaksanakan sama sekali. Pendidik harus bisa mencari solusi yang dapat digunakan untuk memecahkan permasalahan yang ada. Pembelajaran jarak jauh tidak harus dilakukan dengan menggunakan gadget maupun komputer. Sebagai pendidik kita dapat mengajak siswa untuk belajar bersama melalui media informasi lain, misal televisi. Televisi dapat menjadi sarana yang sangat baik dan tidak menyulitkan pada saat karena sudah akrab dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut sangat memungkinkan pembelajaran jarak jauh untuk dilakukan, apalagi mulai 13 April 2020 Kemdikbud mulai menayangkan program belajar melalui TVRI. Hal ini tentunya dapat dimanfaatkan oleh pendidik dengan mengajak peserta didik belajar dari rumah.

Demikian resume kegiatan belajar menulis online gelombang 5 

-Irene Puri-
Gunungkidul, DI Yogyakarta

Komentar